Ada Spanduk Teror, Evan Dimas Tetap Santai

jpnn.com, JAKARTA - Gelandang Persija Jakarta Evan Dimas mengalami “teror” berupa spanduk yang dibentangkan di sekitar rumahnya di Surabaya. Spanduk berisi tulisan ketidaksetujuan atas pilihan Evan bergabung ke Persija.
Namun, Evan Dimas tetap santai. "Saya mau menyikapi semuanya dengan biasa saja," ujar Evan di Lapangan PS AU TNI Angkatan Udara, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (17/1).
Pesepak bola asal Surabaya itu menegaskan bahwa dirinya tidak ingin berkonflik dengan siapapun.
Evan juga menegaskan dirinya juga tidak berprasangka buruk terkait hal tersebut.
Dia menyatakan saat ini fokus dirinya hanya untuk Persija Jakarta.
Dia berjanji untuk berlatih keras sembari memulihkan cederanya agar siap mengarungi musim 2020.
Eks pemain Barito Putera dan klub Malaysia Selangor FA tersebut bertekad untuk membawa timnya juara Liga 1 Indonesia 2020.
"Saya pribadi mau menjadi juara dan dan tampil lebih baik daripada sebelumnya," tutur Evan.
Gelandang Persija Jakarta Evan Dimas tetap santai menyikapi tidak memusingkan teror berupa pembentangan spanduk di sekitar rumahnya di Surabaya.
- Madura United Vs Persija: Si Macan Dapat Hukuman Tambahan
- Madura United Vs Persija Jakarta: Gustavo Almeida Absen
- Polisi Dinilai Bisa Segera Ungkap Pelaku Teror Kepala Babi di Kantor Tempo, Masalahnya...
- Reza Indragiri: Sekiranya Kepala Babi Dikirim kepada Jokowi, Apakah Saran Hasan Nasbi Sama?
- Seharusnya Hasan Nasbi Bicara Pengusutan Teror, Bukan Saran agar Tempo Masak Kepala Babi
- Persija Kemungkinan Gunakan Jakarta International Stadium Setelah Lebaran