Ada Tanda Merah di Leher, Siswi SMK Itu Ternyata...

Alih-alih menjaga keponakannya, paman korban dan putra sulung justru melakukan kekerasan seksual.
IN mengaku menjadi budak seks sejak masih duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar sekitar tahun 2011 silam.
Semua peristiwa kekerasan seks itu dilakukan oleh paman dan sepupunya di rumah tempat dia menumpang di daerah Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. ”Awal saya tinggal di sana tak ada apa-apa,” terangnya.
Namun, beberapa bulan kemudian, paman dan sepupunya itu mulai melakukan tindakan-tindakan asusila.
”Awalnya sih biasa saja, tapi lama-kelamaan mereka minta dilayani,” katanya.
Atas kasus yang dialaminya, IN berharap agar pamannya yang berinisial BR 45, dan sepupunya berinisial DD, 25 ditangkap.
IN juga meminta agar keduanya diberi hukuman seberat-beratnya.
”Saya hanya ingin mereka ditangkap dan dijatuhi hukuman yang berat atas perbuatannya,” ujarnya dengan nada bergetar.
Gadis belia inisial IN, 16, yang tinggal di rumah bibinya, diduga jadi korban budak seks paman dan keponakannya sendiri. Seperti apa?
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL Diduga Terencana, Ada Bukti
- Keluarga Jurnalis yang Dibunuh Oknum TNI AL Punya Bukti Soal Kekerasan Seksual
- Penyidik Usut Indikasi Kekerasan Seksual oleh Oknum TNI AL terhadap Juwita
- Oknum Guru Sontoloyo Ini Ajak Siswi ke Ruang OSIS, Terjadilah
- Kasus AKBP Fajar Cabuli Bocah, Mahasiswi Bernama Stefani Jadi Tersangka
- Geram Terhadap Kelakuan eks Kapolres Ngada, Ketum PITI Bicara Pembinaan Mental Polisi