Adakah Solusi Penanganan COVID-19 Tanpa Lockdown Berkepanjangan di Melbourne?


Profesor McLaws, sudah melakukan pengkajian terhadap jumlah kasus di Victoria selama dua minggu terakhir.
Dia mengatakan besar kemungkinan Victoria tetap akan berada di zona merah selama dua pekan ke depan, dalam arti kasus masih akan berkisar di angka 100.
Dengan kenaikan jumlah kasus harian di angka tersebut, virus masih bisa menyebar seandainya pembatasan sosial dilonggarkan.
"Jadi menurut saya, hal yang mungkin bisa dilakukan adalah melihat beberapa kawasan pemukiman yang masih dalam zona merah dan tetap menutup kawasan tersebut sementara di tempat lain dilonggarkan," katanya.
Penutupan, atau 'ring-fencing', berarti melakukan pembatasan fisik terhadap kode pos tertentu di mana angka penularan masih tinggi.
"Tetapi kalau itu dilakukan, pembatasan harus dilakukan dengan ketat. Jadi kita tidak bisa melakukan 'lockdown' namun tetap mengizinkan sebagian orang pergi bekerja," katanya lagi.
Juni lalu, Professor McLaws sudah mengusulkan kawasan pemukiman di Melbourne untuk ditutup, sehari sebelum pemerintah kemudian menetapkan pembatasan terhadap warga di 10 kawasan pemukiman.
Melakukan penutupan terhadap kawasan-kawasan pemukiman yang merupakan zona merah mungkin merupakan kebijakan yang bisa dilakukan di Melbourne
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana