Adhi Karya Raih Kontrak Baru Rp 9 Triliun, Masih Jauh Dari Target

Belum lama ini, perseroan telah mengantongi proyek konstruksi renovasi stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta. Nilai kontraknya diperkirakan sekitar Rp 600–Rp 800 miliar.
Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Ki Syahgolang Permata mengatakan, proyek ini merupakan salah satu kontrak terbesar perseroan tahun ini, di luar pekerjaan proyek transportasi masal Lite Rail Transit (LRT) tahap pertama.
“Kami sudah menjadi penawar terendah dalam renovasi GBK. Selain itu juga sudah ditetapkan perseroan sebagai pemenang, sekarang tinggal teken kontraknya saja,” jelas dia.
Sebelumnya, Budi Harto mengatakan, setengah dari total nilai proyek LRT yang mencapai Rp 31 triliun akan dibukukan tahun ini.
Sedangkan sisa Rp 16 triliun dibukukan tahun depan. Budi menerangkan, saat ini perseroan memiliki stand by loan hingga Rp 10 triliun untuk mendanai berbagai proyek konstruksi. (ers/jos/jpnn)
JAKARTA – Realisasi kontrak baru yang diraih PT Adhi Karya melonjak. Hingga akhir Agustus lalu, emiten berkode ADHI itu sudah mengantongi Rp
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Tarif Impor AS Naik, Industri Mebel Indonesia Terancam Lesu
- Rudi Hartono Bangun: Kebijakan AS Harus Disikapi dengan Hati-Hati
- Riza Primahendra Sampaikan Kajian Perkumpulan Amerta Soal Fenomena Ekonomi Lebaran 2025
- Waka MPR Eddy Soeparno Angkat Bicara soal Protes AS Terhadap Kebijakan TKDN Indonesia
- Libur Lebaran, Transaksi Menggunakan JakCard di Ragunan Meningkat
- Pemprov DKI Sebut Omzet Pedagang UMKM Naik Saat Ramadan, Turun Ketika Lebaran