Adhi Putra Tewas Dikeroyok, Pelaku Sebut Salah Sasaran

jpnn.com, DENPASAR - Adhi Putra Krismawan tewas dikeroyok di Jalan Raya Sempidi, Kabupaten Badung, Bali pada 16 Januari 2024.
Almarhum Adhi Putra merupakan korban salah sasaran antara dua kelompok yang berselisih.
"Almarhum Adhi Putra Krismawan merupakan korban salah sasaran pengeroyokan dan penganiayaan, akibat dari permasalahan antara dua kelompok perantau asal luar Bali," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan, Selasa.
Jansen mengatakan kesimpulan tersebut didapat berdasarkan keterangan lima dari 12 orang pelaku yang kini ditahan di Polres Badung, yakni AHM (25), OYB (21), RS (23), BFH (18) dan AM (17).
Kelima pelaku diamankan tim gabungan Ditreskrimum Polda Bali dan Polres Badung dan berkoordinasi dengan Polres jajaran Polda Jatim karena dua tersangka ditangkap di Jawa Timur pada 20 Januari 2024 dan tiga orang tertangkap di Bali pada 21 Januari 2024.
Peran pelaku pun berbeda-beda, yakni melakukan pemukulan dengan tangan kosong, menggunakan kaki, hingga menusuk korban dengan menggunakan pisau.
Jansen menjelaskan insiden penganiayaan berujung kematian tersebut berawal pada Senin 15 Januari 2024 ketika para tersangka mendapat pemberitahuan dari group WhatsApp untuk berkumpul di Citra Land, Jalan Kargo Denpasar, karena akan ada tawuran dengan salah satu kelompok tertentu.
Sekitar pukul 22.00 Wita para tersangka berkumpul di tempat yang dimaksud.
Para pelaku mengaku salah sasaran dengan mengeroyok almarhum Adhi Putra. Polisi masih memburu pelaku lainnya.
- 1 Pemuda Tewas Dikeroyok saat Idulfitri di Maluku Tengah, Ini Langkah Polisi
- Yayasan Sole Family Bali dan Perjuangan Melawan Ketidakberdayaan
- Keamanan Wisata Air di Bali Dipertanyakan Setelah Turis Australia Meninggal
- Lapangan Tenis Belum Diserahterimakan, Sudah Dipakai Turnamen Internasional
- Ekspansi Berlanjut, DAIKIN Resmikan Proshop Showroom ke-4 di Bali
- Terungkap Motif Anggota Ormas Brigez Keroyok Tukang Parkir Minimarket, Oalah