Adian dan Andi Gani Tolak Jabatan di Kabinet, Pengamat: Sikap Seperti ini Sangat Langka

Banyak serikat pekerja kurang yakin menteri ketenagakerjaan bisa membawa perubahan terhadap nasib buruh.
"Apalagi persoalan buruh saat ini begitu kompleks. Mulai dari revisi PP 78 Tahun 2015, tenaga kerja asing, masalah karyawan kontrak, dan outsourcing. Khawatir hubungan industrial malah justru akan memburuk," jelasnya.
Beredar kabar, sebenarnya Andi Gani juga ditawari posisi wakil menteri.
Namun, dia menolak jabatan tersebut karena posisi itu tidak memberikan peluang kewenangan besar dalam mengambil keputusan.
"Keduanya baik itu Adian maupun Andi Gani menolak dengan tegas saat Presiden Jokowi memintanya bergabung ke dalam kabinet. Sikap seperti ini sangat langka karena tidak mementingkan jabatan semata," ucapnya.(chi/jpnn)
Konsistensi keduanya menolak masuk dalam kabinet perlu diapresiasi, tentu menjadi tauladan bahwa berkontribusi pada negara tidak selalu berposisi dalam jabatan.
Redaktur & Reporter : Yessy
- Soal Banjir, Adian PDIP Sarankan Kepala Daerah Jakarta, Bogor, dan Bekasi Ketemu
- Adian Dinilai Tak Teliti Lihat Data Perkembangan Pembangunan Perumahan
- Kerabat Hasto di DPP PDIP Hadiri Sidang Putusan Praperadilan, Beri Dukungan Moral
- Soal Kecelakaan Maut di Ciawi, Adian Menyoroti KIR & Minta Tak Mudah Menyalahkan Sopir
- KSPSI Siap Memenangkan Pramono Yang Perjuangkan UMP Terbaik
- Klarifikasi Adian Napitupulu soal Foto Anies Baswedan pakai Jas Merah