Adian Napitupulu Mengaku Mengantar Nama-nama Rekannya ke Istana

"Dia memberi kesempatan pada kita (aktivis’98) untuk menjadi menteri dan duta besar dan lain sebagainya. Itu disampaikan di hadapan seribuan orang lebih. Ini membuktikan saya tidak meminta, tetapi kami yang diminta," tuturnya.
Sejak acara tersebut, Adian mengaku beberapa kali ketemu dengan Presiden Jokowi dan sama sekali tidak pernah membicarakan terkait nama-nama yang diminta.
"Kemudian pada 30 Oktober saya dapat WhastApp dari Istana, minta semua nama bisa komisaris, bisa dubes dan lain sebagainya. Sekitar 2-3 hari, saya antar nama-nama itu," katanya.
Adian menegaskan, tidak benar kondisinya kemudian dibalik, seolah-olah dirinya yang meminta-minta jabatan bagi para aktivis'98.
"Kami enggak mau dibalik, seolah-olah kami yang bawa map ke mana-mana," pungkas Adian. (gir/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Politikus PDIP Adian Napitupulu mengaku pernah mengantar daftar nama aktivis 98 ke Istana atas permintaan Presiden Jokowi.
Redaktur & Reporter : Ken Girsang
- Doa Ketum PSSI Mengiringi Perjuangan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 2025
- Perhutani Hadirkan Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Batam & Baubau
- Aset BUMN Tak Cukup Tutupi Utang, Pengamat: Ini Tanda Bahaya Serius
- Erick Thohir Bersama Legenda Belanda Mulai Membicarakan Program Pembinaan Pemain
- Dukung Kelancaran Arus Mudik, ASDP Lepas 106 Peserta Mudik Gratis ke Bandar Lampung
- Gelar Program Mudik Gratis 2025, Bank Mandiri Lepas 8.500 Pemudik dengan 170 Bus