Aduh, Jorji dan Fitriani Dapat Undian Berat di All England 2019

Minarti wajib mengingatkan anak buahnya tersebut. Sebab, sebelum terjun di All England, Jorji diplot mengikuti dua turnamen. Yakni Superliga Badminton, turnamen antarklub yang digeber di Bandung pekan depan, serta German Open. Jadwal turnamen yang sangat berdekatan dikhawatirkan membuat kondisi pinggangnya memburuk lagi.
''Kalau ikut turnamen pasti all out, mati-matian buat ngejar juara. Tapi yang penting saya cuma bilang buat jaga kondisi,'' kata Minarti. Kekhawatiran Minarti cukup beralasan. Stok tunggal putri minim. Sementara Jorji saat ini merupakan tunggal putri nomor satu Indonesia. Untuk itu dia diharapkan mampu memberikan hasil terbaik saat di All England nanti.
Fitriani, di sisi lain, masih diharapkan membuat kejutan-kejutan baru. Pemain berusia 20 tahun itu membuat Indonesia tersenyum bahagia dengan gelar yang dia peroleh di awal musim. Tepatnya di Thailand Masters. Dia bakal terjun di Barcelona Spain Masters dan German Open, yang levelnya sama dengan Thailand Masters. Jika dia konsisten, semestinya gelar kedua bukan hal yang mustahil. (gil/na)
All England 2019 akan digelar di Birmingham mulai tanggal 6 hingga 10 Maret nanti.
Redaktur & Reporter : Adek
- Ini Kata Shi Yu Qi Setelah Jadi Juara All England 2025
- Jadwal Final All England 2025: Leo/Bagas Lanjutkan Dominasi Ganda Putra Indonesia?
- Shi Yuqi Tantang Lee Chia-hao di Final All England 2025, Pengalaman vs Kuda Hitam
- Jadwal Semifinal All England 2025, Indonesia Pasti ke Final
- Tembus Semifinal All England 2025, Sabar/Reza Buka Asa Lanjutkan Dominasi Ganda Putra
- All England 2025: Doa Fajar/Rian Mengiringi Perjuangan Leo/Bagas dan Sabar/Reza