Afrika Selatan Memutuskan Menunda Penggunaan Vaksin AstraZaneca

Reaksi dari Australia
Dalam reaksinya berkenaan dengan situasi di Afrika Selatan, Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt hari Senin (08/02) mengatakan dia tidak khawatir mengenai keefektivan vaksin AstraZeneca tersebut.

"Saran pagi ini dari Kepala Petugas Medis Australia, Paul Kelly, dan kepala satuan tugas vaksin, Profesor Brendan Murphy, sangat jelas," katanya.
"Saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan penurunan efektivitas vaksin AstraZeneca atau Pfizer dalam mencegah penyakit parah dan kematian.
"Kami menaruh kepercayaan kami pada TGA dan mereka akan beroperasi sebagai badan yang bebas, tak kenal takut, dan independen."
Greg Hunt mengatakan Pemerintah akan terus mengikuti studi yang dilakukan di Afrika Selatan.
"Dalam soal varian tertentu, negara tertentu, dunia saat ini sedang belajar mengenai seluruh vaksin yang ada.
"Apa yang kami lihat sejauh ini adalah hasil yang signifikan berkenaan dengan vaksin yang sudah disetujui, perlindungan yang diberikan mencapai 100 persen, dari data yang anda untuk melindungi dari penyakit serius dan harus dibawa ke rumah sakit."
Afrika Selatan memutuskan menunda program vaksinasi yang menggunakan vaksin AstraZeneca hanya beberapa hari menjelang program itu digelar, setelah data uji coba menunjukkan vaksin itu hanya memberikan perlindungan terbatas terhadap jenis virus B
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi