Agni Pratistha Capek tapi Puas
Rabu, 02 Februari 2011 – 22:18 WIB

Agni Pratistha Capek tapi Puas
JAKARTA - Sejak kecil jemari tangan Agni Pratistha sudah terbiasa menggunakan gunting, jarum, benang, dan peralatan menjahit lainnya. Bahkan saat duduk di bangku SMP dia sudah mahir menggunakan mesin jahit. Tak heran kalau kini dia sukses menjadi desainer dan fashion stylist.
"Waktu kecil aku pengen jadi ibu rumah tangga yang baik, yang bisa memasak dan menjahit apa saja," ujarnya. Melihat ketertarikannya yang besar pada dunia jahit-menjahit, sang ibu membelikannya mesin jahit dan mendaftarkannya kursus menjahit. Saat itu, Agni baru masuk ke SMP.
Baca Juga:
Dengan kemahirannya mendesain pakaian pula, pemain film Mengejar Matahari itu merintis bisnis kaos sablon. Tetapi dia tidak menikmati sendiri hasil penjualannya. Keuntungan yang didapatnya, disumbangkannya untuk anak-anak yatim piatu. "Hasil keuntungannya (disumbangin) untuk panti asuhan," ungkapnya.
Perempuan kelahiran Canberra, Australia, 8 Desember 1987 itu, baru benar-benar murni menekuni bisnis tiga tahun lalu. Bersama kekasihnya, Herjunot Ali, dia merintis bisnis di bidang fesyen. Dia merancang seragam untuk karyawan sejumlah cafe di Jakarta.
JAKARTA - Sejak kecil jemari tangan Agni Pratistha sudah terbiasa menggunakan gunting, jarum, benang, dan peralatan menjahit lainnya. Bahkan saat
BERITA TERKAIT
- Surya Sahetapy Akhirnya Tiba di Rumah Duka
- Ray Sahetapy Meninggal Dunia, Raya: Kak Surya Tak Kuasa Menahan Tangis Saat Video Call
- Ray Sahetapy Meninggal Dunia, Raya: Surya Langsung Beli Tiket Jam 5 Subuh
- Anak Ray Sahetapy: Masuk Islam di sana, Ditutup Juga di Sana, Alhamdulillah
- Sebelum Meninggal Dunia, Ray Sahetapy Sempat Menyampaikan Wasiatnya
- Mengenang Sosok Ray Sahetapy, Ira Wibowo: Kami Semua Sedih, Dia Sangat Open