Agum Gumelar Lebih Khawatir Khilafah Dibanding Marxisme

Dengan jumlah mahasiswa 320 ribu, lanjut Agum, UT adalah perguruan tinggi yang sangat strategis untuk mengawal bangsa ini. Membantu negara dalam menjaga kekuatan Pancasila.
Rektor UT Prof Ojat Darojat menambahkan, pembekalan ini merupakan bagian dari program Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir. Di mana rektor dan dosen di seluruh perguruan tinggi harus memahami tentang wawasan kebangsaan dan bela negara. Ini agar mereka bisa mendidik mahasiswanya dengan benar, dan bukan menggiring ke paham-paham radikalisme.
"Insyaallah sekitar 2000 lebih dosen dan staf UT ditambah 320 ribu mahasiswa kami tidak ada yang terpapar radikalisme maupun khilafah. Karena kami selalu memberikan pembekalan tentang wawasan kebangsaan dan bela negara," tandasnya. (esy/jpnn)
Optimistiis dari sekitar 2000 lebih dosen dan staf Universitas Terbuka alias UT ditambah 320 ribu mahasiswa, tidak ada yang terpapar radikalisme maupun khilafah.
Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad
- Universitas Terbuka Raih Opini WTP atas Laporan Keuangan 2024
- Pencarian Rektor UT 2025–2030 Dimulai, Cek 17 Persyaratan & Jadwal Pendaftaran
- Universitas Terbuka Siapkan Para Peneliti Muda untuk Memperkuat Riset
- Jaga Warisan Budaya, Himmas UT Taiwan Sukses Gelar Indonesia Tempo Doeloe IV
- PMI Penyumbang Devisa Terbesar Kedua, UT Dorong Tingkatkan Kompetensi
- Migrants Day 2024, Menakar Urgensi Pendidikan Tinggi bagi Pekerja Migran Indonesia