Agus Hermanto: Jangan Ada Lagi Korban PCC

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Agus Hermanto meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus peredaran obat paracetamol caffein carisoprodol (PCC).
"Harus betul-betul diusut secara tuntas," kata Agus, Sabtu (16/9).
Menurut Agus, efek obat itu sangat berbahaya hingga membuat tidak sadar dan seperti orang yang tak waras.
Karena itu, Agus juga meminta supaya para korban segara mendapatkan penanganan medis secara serius dan maksimal agar sembuh total.
Agus juga menyerahkan dan mendorong aparat yang terkait seperti BNN, Polri, Kementerian Kesehatan dan BPOM, untuk dapat melakukan investigasi secara menyeluruh dan mengusut tuntas atas beredarnya obat PCC tersebut.
"Sehingga ke depan tidak ada lagi peredaran obat PCC yang mengakibatkan adanya korban," tegasnya.
Wakil ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu menuturkan, jika sampai masih ada, maka harus dicari sumbernya.
Karena itu, BPOM harus bisa mendeteksi secara dini dan melakukan pengawasan yang maksimal terhadap peredaran obat obat yang diindikasi berbahaya serta dilarang beredar secara umum.
Menurut Agus, efek PCC sangat berbahaya hingga membuat tidak sadar dan seperti orang yang tak waras.
- Komisi VI DPR Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
- Misbakhun Buka-bukaan Data demi Yakinkan Pelaku Pasar di Bursa
- Aksi Tolak RUU TNI Masih Berlangsung, Sejumlah Pedemo Dibawa Sukarelawan Medis
- RUU TNI Disahkan Jadi UU, Sekjen KOPI Kecam Segala Bentuk Aksi Kekerasan yang Mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa
- DPR Segera Bahas RKUHAP, Muncul Penegasan Penyidikan Harus Pakai CCTV
- Enggan Tanggapi Pengesahan UU TNI, Prabowo Hanya Tersenyum dan Lambaikan Tangan