Ahli Saraf Australia Jelaskan Bagaimana Nama Mempengaruhi Hidup Seseorang
Senin, 22 November 2021 – 15:00 WIB

Dentista Admirasari sering ditanya apakah orangtuanya dokter gigi. (Natasya Salim, triple j Hack)
"Misalnya, nama Jackson, tapi bukan menggunakan 'CK', seperti 'Jack' dalam Jackson, melainkan menggunakan 'X'."
Tren yang sama nampaknya muncul di Amerika Serikat, di mana sempat viral seorang perempuan bernama Marijuana Pepsi Vandyck.
Nama tersebut pun menimbulkan beberapa reaksi.
"Banyak orang mengira [ibu saya] suka mengonsumsi marijuana (ganja) dan minum Pepsi," katanya kepada media lokal di Amerika Serikat.
"Di komunitas orang kulit hitam, kami dikenal memiliki nama yang berkaitan dengan kebudayaan."
Jadi apakah lebih baik punya nama biasa?
Menurut Dr Rick, semuanya kembali pada pilihan pribadi.
"Pastinya pilihlah nama yang bermakna, positif, sehingga hal positif ini terbawa dalam kehidupan anak," katanya.
"Ini bukanlah hal sepele."
Sebuah penelitian di tahun 2013, misalnya, menemukan orang yang bernama belakang "Brady" memiliki kemungkinan lebih besar untuk terkena bradikardia, atau penyakit denyut jantung lambat
BERITA TERKAIT
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana