Ahok Dorong Jajanan di Jalan Bersertifikat BPOM
jpnn.com - JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ingin jajanan yang dijual di pinggir jalan bersertifikat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hal ini untuk menjamin tidak ada makanan yang mengandung bahan berbahaya.
"Kami juga mendorong sekolah-sekolah, jajanan-jajanan itu harus ada sertifikat BPOM," ucap Ahok dalam sambutannya saat menjadi Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-54 di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (14/8).
Mantan Bupati Belitung Timur itu menyatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menemukan sekitar 15-17 persen jajanan yang dijual di jalan mengandung bahan berbahaya. Nah, bahan berbahaya yang mengandung di dalam jajanan tersebut, kata Ahok, bisa menyebabkan penyakit kanker.
Karena itu, Ahok mendorong agar Pramuka bisa menjadi pelopor supaya tidak membeli jajanan yang tidak ada sertifikat BPOM. "Hal ini yang ingin kami tularkan bersama," tandas suami Veronica Tan itu.
Sebelumnya, Ahok meminta pengawasan terhadap makanan di Jakarta lebih ditingkatkan lagi. Misalnya dengan menggunakan mobil keliling yang digunakan untuk mengetes makanan. (gil/jpnn)
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ingin jajanan yang dijual di pinggir jalan bersertifikat Badan Pengawas Obat dan Makanan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Gerakan Guna Ulang Jakarta, Edukasi Mengurangi Pemakaian Plastik Sekali Pakai
- Fasilitas Makin Lengkap, Triboon Hub Tambah 2 Resto Baru di Jakarta
- Durasi Pemadaman Lampu Program Earth Hour Terlalu Singkat
- Di Tengah Sosialisasi Tupoksi kepada Warga, MKD DPR RI Singgung Pelat Nomor Khusus
- Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Warga Bekasi Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Anies Bangun Kampung Gembira Gembrong dengan Dana Rp 7,8 Miliar dari Infak Salat Id di JIS