Ahok: Konglomerat Melanggar Saya Penggal

jpnn.com - JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama mengaku kenal baik dengan bos-bos perusahaan pengembang yang terlibat proyek reklamasi Pantai Utara Jakarta. Termasuk bos PT Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan.
Meski kenal, Ahok mengaku tak pandang bulu ketika aturan tak ditepati. Bahkan ia pernah membongkar rumah contoh milik perusahaan tersebut yang berada lapangan golf Kemayoran karena dinilai menyalahi aturan.
"Saya mah gini, temen ya temen tapi kalau memang aturannya enggak benar, ya saya harus tindak," ujar Ahok, Rabu (6/4).
Pria yang siap maju kembali sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta ini mengaku menyampaikan kepada teman-temannya bahwa kondisi Jakarta telah berubah. Semua hal harus dilakukan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.
"Makanya saya sampaikan pada teman-teman, jangan nyusahin saya, kalau kalian salah. Kalau ijinnya belum ada, saya akan bantu izin secepat mungkin lewat pelayanan terpadu satu pintu. Saya enggak akan menghalangi. Mau pasang pondasi duluan pun saya kasih. Tapi kalau Lampaui KLB saya penggal," ujarnya.
Menurut Ahok, aturan penting ditegakkan agar ada keteraturan, menuju perubahan yang lebih baik bagi Jakarta. "Konglomerat mana yang enggak pernah saya penggal. Menteng kami segel," ujar Ahok.(gir/jpnn)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Gerakan Guna Ulang Jakarta, Edukasi Mengurangi Pemakaian Plastik Sekali Pakai
- Fasilitas Makin Lengkap, Triboon Hub Tambah 2 Resto Baru di Jakarta
- Durasi Pemadaman Lampu Program Earth Hour Terlalu Singkat
- Di Tengah Sosialisasi Tupoksi kepada Warga, MKD DPR RI Singgung Pelat Nomor Khusus
- Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Warga Bekasi Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Anies Bangun Kampung Gembira Gembrong dengan Dana Rp 7,8 Miliar dari Infak Salat Id di JIS