Aiptu Suhardi Ternyata Hampir Dibunuh Geng Motor yang Mengeroyoknya, Biadab!

jpnn.com, JAKARTA - Polisi senior Aiptu Suhardi ternyata sempat diancam dibunuh oleh geng motor yang mengeroyoknya di Jalan TB Simatupang, Cilandak, pada Kamis (8/7) malam.
Hal itu diungkapkan Suhardi kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melalui sambungan video call.
Pembicaraan Suhardi dan Ariza itu terekam dalam sebuah video yang diunggah di akun di Instagram @arizapatria.
"Karena saya sudah terdesak malah dapat peringatan, 'polisinya cuman satu, matiin saja' dia bilang begitu," kata Suhardi.
Anggota Polsek Cilandak itu pun juga bercerita bahwa dirinya dipukul dan dicaci maki oleh para pelaku.
"Saya dicaci maki, dipukul, didorong, disuruh masuk mobil. Katanya ini bukan urusan polisi," ujar Suhardi.
Ariza pun mengungkapkan rasa hormat kepada Suhardi.
Dia juga mengatakan bahwa Aiptu Suhardi menjadi contoh nyata betapa berisikonya tugas anggota kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di ibu kota.
Polisi senior Aiptu Suhardi ternyata sempat diancam dibunuh oleh geng motor yang mengeroyoknya di Jalan TB Simatupang, Cilandak, pada Kamis (8/7) malam.
- Geng Motor Aniaya 3 Remaja, Motor-Hp Korban Dibawa Kabur
- Konvoi di Jakpus, 25 Anggota Geng Motor Ditangkap Polisi, Sukurin
- Ini Tampang Anggota Ormas Brigez Pengeroyok Tukang Parkir di Cimaung Bandung
- Viral Geng Motor Lakukan Penganiayaan di Bandung, Sahroni: Bubarkan Organisasinya!
- Irjen Hadi Gunawan: Di NTB Tidak Boleh Ada Geng Motor
- Pemanah Polisi di Makassar Tertangkap, Pelaku Ternyata