Air Sungai Naik, Warga Panik

jpnn.com, LEBAK - Hujan yang kembali turun pada Kamis (2/1), membuat debit air di Sungai Ciberang naik. Kondisi itu membuat masyarakat Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten, panik dan berhamburan menyelamatkan diri.
"Kami terus meningkatkan kewaspadaan untuk antisipasi banjir susulan," kata Nunu, seorang relawan Kecamatan Cipanas Lebak saat dihubungi, Kamis.
Masyarakat yang panik berhamburan menyelamatkan diri adalah warga di Kampung Nunggal Desa Sukasari, Kampung Lurah Desa Luhur Jaya dan Kampung Sampaleun Desa Haur Gajrug.
Masyarakat yang tinggal di daerah itu, lokasinya berada di tepi aliran Sungai Ciberang. Saat ini, kata Nunu, masih terjadi hujan dan angin kencang.
Selain itu, pengemudi angkutan di jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Cipanas dan Muncang juga panik.
"Kami sudah menyebarkan surat imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan bencana alam untuk mengurangi risiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa," katanya. (antara/jpnn)
Warga Kampung Nunggal Desa Sukasari, Kampung Lurah Desa Luhur Jaya, dan Kampung Sampaleun Desa Haur Gajrug, Lebak menyelamatkan diri ketika air Sungai Ciberang naik.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Kapolda Riau Pastikan Antisipasi Bencana di Jalur Riau-Sumbar
- Mega Insurance & Lifepal Bayar Klaim Kendaraan Korban Banjir Bekasi dengan Proses Cepat
- Ada Genangan Air di Batang, Kereta Api Gumarang Terhenti di Semarang Hampir 2 Jam
- Banjir Melanda Berau Kaltim, 2 Lansia Meninggal Dunia
- Pemkab Sumedang Salurkan Bantuan Penanganan Banjir Cimanggung Lewat Aplikasi Si Tabah
- Peringatan BMKG: Cuaca Ekstrem Hantam Jalur Mudik di Jateng