Airlangga Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Kuartal IV Plus 0,6 Persen

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) Airlangga Hartarto memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal keempat Indonesia bisa mencapai plus 0,6 persen.
Airlangga meyakini hal itu berdasarkan program stimulus pemerintah dan melihat geliat ekonomi Indonesia akhir-akhir ini.
"Outlook-nya kami harapkan akhir tahun ini bisa minus 1 sampai plus 0,6," kata Airlangga dalam diskusi virtual bertema Update Vaksin, Protokol Kesehatan, Antisipasi Banjir di Musim Hujan yang diselenggarakan Media Center Satgas Covid-19 pada Senin (12/10).
Airlangga melanjutkan, pemerintah terus melakukan upaya pemulihan ekonomi nasional, tetapi tetap memprioritaskan aspek kesehatan.
Mengenai upaya pemulihan ekonomi, Airlangga mengatakan bahwa Indonesia termasuk negara yang menangani kontraksi ekonomi relatif lebih rendah dari negara lain.
"Jadi kita (Indonesia) termasuk top five yang bisa menangani secara berimbang menangani antara Covid maupun penurunan kontraksi ekonomi," kata dia.
Menteri Koordinator Perekonomian ini menambahkan, berdasarkan survei Purchasing Managers Index (PMI), Indonesia sudah menunjukkan pemulihan ekonomi nasional.
Meski demikian, Airlangga menyadari ada penurunan ketika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total.
Airlangga Hartarto memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal keempat Indonesia bisa mencapai plus 0,6 persen.
- Prabowo Minta Struktur Komisaris BUMN Dirampingkan, Diisi Profesional
- Airlangga Bantah Akan Mundur dari Jabatan Menteri
- Pelaku Usaha Ritel Optimistis Perekonomian Nasional Capai Target Pertumbuhan 8 Persen
- Luhut dan Airlangga Bentuk Tim Khusus untuk Sikat Penghambat Investasi
- Airlangga Dorong Penguatan Investasi Prancis di RI Melalui Percepatan I-EU CEPA & Aksesi OECD
- Jadi Pemateri di Retret Kepala Daerah, Menko Airlangga Dorong Penciptaan Lapangan Kerja