Airlangga Tepis Klaim Surya Paloh Soal Perppu KPK

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menepis klaim Surya Paloh bahwa Presiden Joko Widodo alias Jokowi, bersama para ketua umum partai koalisi pendukung belum berpikir untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (Perppu KPK).
Klaim itu disampaikan Surya Paloh di Kompleks Parlemen, Rabu (2/10). Nah, Airlangga saat dikonfirmasi soal kesepakatan itu, di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (3/10), menyatakan bahwa partainya masih memonitor perkembangan yang ada.
“Golkar memonitor dan melihat perkembangannya," jawab Airlangga, usai mengikuti sidang kabinet paripurna yang dipimpin Presiden Jokowi.
Menurut Airlangga, di antara yang sedang dimonitor partainya adalah gugatan uji materi UU KPK yang baru direvisi, oleh 18 mahasiswa berbagai kampus. Kemudian, pemerintah juga sedang mempertimbangkan opsi-opsi termasuk Perppu.
“Prosesnya kan ada yang mengajukan gugatan di MK, kemudian kita monitor saja. Di lain pihak kan sedang dipertimbangkan untuk (terbitkan) Perppu. Jadi ada kajian tentang Perppu," jelasnya.
Presiden Jokowi sendiri hingga kini belum mengabarkan keputusan terbarunya. Terakhir, suami Iriana itu menyatakan akan mempertimbangan opsi Perppu yang paling kuat diusulkan para tokoh nasional yang diundangnya ke Istana Merdeka, 26 September lalu.
Selain mempertimbangan penerbitan Perppu, Jokowi waktu itu juga menyatakan akan membuat keputusan dalam waktu secepat-cepatnya. Tetapi sampai hari ini, Presiden ketujuh RI tersebut belum mengumumkan keputusannya.(fat/jpnn)
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menepis klaim Surya Paloh bahwa Presiden Jokowi bersama para ketua umum partai koalisi pendukung belum berpikir untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Perppu KPK.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Prabowo Minta Struktur Komisaris BUMN Dirampingkan, Diisi Profesional
- Airlangga Bantah Akan Mundur dari Jabatan Menteri
- Pelaku Usaha Ritel Optimistis Perekonomian Nasional Capai Target Pertumbuhan 8 Persen
- 2 Anak Buah Surya Paloh Kompak Mangkir dari Pemeriksaan KPK, Alasannya Sama
- Luhut dan Airlangga Bentuk Tim Khusus untuk Sikat Penghambat Investasi
- Airlangga Dorong Penguatan Investasi Prancis di RI Melalui Percepatan I-EU CEPA & Aksesi OECD