Ajak Kritisi Masa Pensiun Timur
Senin, 11 Oktober 2010 – 20:16 WIB

Ajak Kritisi Masa Pensiun Timur
JAKARTA - Wakil Ketua DPR, Pramono Anung meminta kepada Komisi III DPR tidak memperpanjang polemik pertemuan Pimpinan DPR dengan calon Kapolri Komjen Pol Timur Pradopo. Alasannya, jika polemic dilanjutkan, energi DPR akan terkuras. Padahal, kata Pram, ada hal terpenting yang perlu dikritisi terkait dengan pencalonan Timur. "Karena sekarang ini Kapolri kan begitu strategis. Jangan sampai substansi yang paling mendasar itu justru terabaikan. Tentunya sebagai politisi saya akan mencermati agar siapapun yang nantinya menjadi kapolri, nggak ada tindakan dan langkah politik yang akan dilakukan,"ujarnya.
"Sudah waktunya polemik ini tidak diperpanjang antara Pimpinan dengan sebagian anggota Komisi III, karena ini gak baik dalam perkembangan DPR sendiri. Sebaiknya Pimpinan dan anggota duduk bersama mendudukkan dalam persoalan yang sebenarnya," kata Pramono Anung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/10).
Baca Juga:
Menurut Pramono, hal yang paling penting adalah masa pensiuan Timur yang hingga 2014. Padahal calon sebelumnya kata dia, Komjen Nanan Soekarna dan Komjen Imam Soedjarwo pensiun 2015.
Baca Juga:
JAKARTA - Wakil Ketua DPR, Pramono Anung meminta kepada Komisi III DPR tidak memperpanjang polemik pertemuan Pimpinan DPR dengan calon Kapolri Komjen
BERITA TERKAIT
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?
- Keponakan Jadi Komisaris di BUMN, Surya Paloh Bilang Begini
- Ini Respons Dasco atas Kebijakan Trump soal Tarif Impor
- Kemendagri Tegaskan Komitmen Dukung Kelancaran PSU Pilkada 2024 di 6 Daerah Ini
- Marwan Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Tarif Impor Baru yang Diumumkan Trump