Akademisi Harus Jadi Penengah Masalah Kashmir
Minggu, 04 November 2018 – 12:28 WIB

Kuliah umum bertema Future of Kashmir Issue and Its Strategic Implications yang digelar Islamic and Middle Eastern Research Center (IMERC) di bawah naungan SKSG bekerja sama dengan Kedutaan Besar Pakistan. Foto: Ist for JPNN
Dia mengharapkan dukungan masyarakat Indonesia terkait masalah tersebut.
Baca Juga:
Menurut Zahir Khan, sekitar 700 ribu tentara India memasuki wilayah Kashmir.
“Jumlah ini tidak sebanding dengan kecilnya wilayah,” terang Zahir Khan. (jos/jpnn)
Muhammad Luthfi mengatakan, isu terkait Kashmir sangat sensitif dan rentan digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Inilah 7 Sub-Bidang Ilmu dari Kampus di Indonesia Masuk Top 100 Dunia
- Buku Kolaborasi UI dengan Mitra Ungkap Potensi Aset Bersejarah Depok Lama
- Panen Kritik, UI Beberkan Alasan Disertasi Bahlil Tidak Dibatalkan
- Tanggapi Keputusan UI soal Disertasi Bahlil, Mendiktisaintek: Rasanya...
- Diwajibkan Minta Maaf soal Disertasi ke Civitas Akademica UI, Bahlil Bereaksi Begini
- 6 Universitas Ternama Digandeng DPRKP untuk Penataan Permukiman & Kualitas Hunian