AKBP Nanang Soal Penghina Presiden Jokowi: Seperti Orang Stres, Tidak Jelas, dan Ngawur

Untuk bisa bertahan hidup, Haris biasanya mengemis di jalanan dan membantu parkir kendaraan.
Sebelum berada di Bali, Haris awalnya tiba di Jakarta dari Medan. Setelah mengelilingi Pulau Jawa, dia kemudian menyeberang ke Pulau Bali.
Setibanya di Pulau Dewata, Haris tak kunjung mendapat pekerjaan tetap dan tempat tinggal.
“Kondisinya seperti orang stres, terlihat dari video, bicaranya tidak jelas dan ngawur,” kata perwira menengah itu.
Haris Syahputra Damanik sempat mengunggah video penghinaan terhadap Presiden Jokowi di akun YouTube Raja Harris Raja Record.
Video tersebut diproduksi dan diunggah pada 16 Agustus 2022.
“Oi Presiden Indo s*mp*h, Jokowi kau itu paket ijazah C dobel, apa kau, wartawan Jawa kau apakan, kau penjarain,” kata Haris Syahputra Damanik.
Kepada polisi, Haris Syahputra Damanik mengaku mengunggah video penghinaan terhadap Presiden Jokowi karena terpengaruh unggahan orang lain di media sosial.
Pelaku penghinaan terhadap Presiden Jokowi yang ditangkap Polda Bali merupakan seorang gelandangan. Tingkah lakunya juga seperti orang stres dan ngawur.
- Prabowo: Danantara Akan jadi Salah Satu Pengelola Dana Kekayaan Negara Terbesar di Dunia
- Satpol PP Tertibkan Badut dan Gelandangan di Kota Solok
- Polda Bali Tangkap Satu Pelaku Perampokan WNA Ukraina, 8 Orang Masih Diburu
- Pengusaha Ukraina jadi Korban Pemerasan dengan Kekerasan, Duit Rp 3,2 M Digasak Pelaku
- 2 Anggota Polda Bali Diduga Minta Uang dari WNA
- Jokowi Lakukan Pertemuan Terbatas dengan Sultan HB X di Klaten