Akhir Maret 2019, Laba Bersih BTN Capai Rp723 miliar

Pertumbuhan tersebut pun berada di atas rata-rata kenaikan DPK di industri perbankan nasional. BI merekam DPK perbankan nasional hanya naik sebesar 5,8 persen yoy pada Februari 2019.
“Kami akan terus berfokus menghimpun dana masyarakat untuk menopang ekspansi kredit. Penghimpunan dana tersebut juga difokuskan pada peningkatan berbagai produk tabungan dengan cost of fund yang rendah,” jelas Maryono.
Di lini bisnis syariah, Bank BTN juga tetap mengalami pertumbuhan positif. Per kuartal I/2019, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank BTN mencatatkan akselerasi positif pada penyaluran pembiayaan dan penghimpunan DPK yang naik masing-masing sebesar 19,33 persen yoy menjadi Rp22,43 triliun dan 15,72 persen yoy menjadi Rp21,66 triliun.
Dengan kenaikan bisnis tersebut, aset UUS Bank BTN terakselerasi sebesar 19,41 persen yoy menjadi 27,84 triliun pada triwulan I/2019.
Kinerja bisnis unit bisnis ini juga menyumbang perolehan laba bersih UUS Bank BTN senilai Rp30,29 miliar per kuartal I/2019.(chi/jpnn)
Pertumbuhan kredit Bank BTN juga mendorong kenaikan aset perseroan sebesar 16,47 persen yoy dari Rp258,73 triliun pada triwulan I/2018 menjadi Rp301,34 triliun.
Redaktur & Reporter : Yessy
- BTN Bersama Insan Pers Berbagi Ratusan Sembako di Jabodetabek
- Jadi Bank Paling Terdepan, BTN Raih MSCI ESG Ratings AA
- Gelar RUPST, BTN Bagikan Dividen 25 % Hingga Setujui Akuisisi & Restrukturisasi BUS
- Menjelang Spin Off, BTN Syariah Panen Penghargaan
- Libur Lebaran, BTN Sediakan Uang Tunai Rp 30 Triliun
- Layanan Bale Korpora by BTN Bakal Segera Diluncurkan