Akhir Tahun, 46.778 0rang Menyeberang Kembali ke Jawa

Sementara itu, VP of Corporate Communication PT Angkasa Pura II (Persero) Yado Yarismano menuturkan, untuk angkutan Natal dan Tahun Baru 2018 (Nataru), ada 514 penerbangan yang delay.
Penghitungan dilakukan sejak H-7 hingga Senin (25/12) di seluruh bandara di bawah wewenang AP II.
Meski demikian, AP II masih memiliki skor tinggi dalam on time performance (OTP), yakni mencapai 97,29 persen.
Menurut Yado, OTP tersebut diperoleh dari total pergerakan pesawat dibagi jumlah delay yang dipersentasekan.
"Pergerakan pesawat dari H-7 hingga Natal mencapai 18.883," ucapnya. Sedangkan jumlah penerbangan ekstra adalah 424.
Salah satu keterlambatan pesawat terjadi pada Sabtu (23/12). Seorang penumpang bernama Nur Ivana menuturkan, dirinya mengalami penundaan penerbangan hingga lebih dari dua jam dari jadwal keberangkatan.
"Jadwalnya sebenarnya pukul 19.30, tapi baru take off sekitar 21.45," ujar dia.
Dia menempuh perjalanan dari Bandara Juanda ke Bandara Soekarno-Hatta dengan menggunakan Sriwijaya Air SJ 267.
Total kendaraan yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa hingga kemarin mencapai 51 ribu.
- PSI DKI Kritik Pramono, Jangan Undang Warga dari Luar Kota Setelah Lebaran
- Pemkot Bandung Wanti-wanti Pendatang Untuk Lapor ke RT RW
- Fenomena Pendatang Saat Mudik, Wagub Jabar: Jangan Membebani Pemerintah!
- Liburan ke Jepang Bareng Keluarga, Atta Halilintar Bawa Anak-Anak Main Salju
- Candi Prambanan Jadi Destinasi Spesial Raisa dan Keluarga
- Akhir Tahun, InJourney Destinations Hadirkan Liburan Berkesan di Borobudur, Prambanan & TMII