Akhir Tahun, Hotel di Lombok Banjir Diskon

"Lombok sama seperti Bali, aman dikunjungi. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena di Lombok saat erupsi Gunung Agung kemarin tidak ada yang menggunakan masker. Dan wisata di Lombok masih aman-aman saja," kata Abdul Hadi.
Kawasan Kuta, Mataram, Gili Trawangan, Gili Meno, Senggigi, jadi makin pede menawarkan paket-paket menariknya. Hart Hotel misalnya.
Hotel Bintang 3 di Jalan Arjuna No. 14 Cakranegara Barat Lombok, Mataram, Lombok ini menawarkan kamar seharga Rp 204.884 dari sebelumnya Rp 500 ribu.
Fortune Hotel memberi diskon hampir 50 persen, dari Rp 400 ribu menjadi Rp 231.405.
"Mosaix Gili Bungalows tak mau kalah. Hotel yang berada di Gili Trawangan ini yang semula harga kamarnya Rp 1.404.959, liburan akhir tahun ini tarifnya turun drastis, hanya Rp 551.432," ungkap Abdul Hadi.
Penggemar homestay juga diiming-iming harga yang bersahabat. Rinjani Trails Homestay and Restaurant diskonnya lebih gila lagi, dari Rp 500 ribu per kamar, kini hanya Rp 105.917 per kamar.
Sementara Krisna Homestay menawarkan haga Rp 148.946 dari sebelumnya Rp 185.951.
Hasilnya? Tingkat hunian hotel di Nusa Tenggara Barat makin oke. Destinasinya makin banyak dikunjungi wisatawan.
Kedatangan Presiden Joko Widodo ke Kuta, Bali, Jumat (22/12), terbukti memberi dampak besar terhadap industri pariwisata.
- Menpar Widiyanti Sebut Peringatan Nuzulul Qur'an Momen Memperkuat Nilai-nilai Kebajikan
- Wamenpar Ni Luh Puspa Petakan Potensi Wisata di Bali Timur, Ini Tujuannya
- Backstagers Indonesia Serahkan Manifesto Peta Jalan Industri Event ke Kemenpar
- Menpar Widiyanti Sampaikan 3 Poin Utama yang Perlu Diperbaiki di RUU Kepariwisataan
- Wamenpar Ajak Wisatawan Nikmati Wisata Alam di DeLoano Glamping Magelang
- Endry Lee, Sosok di Balik Kesuksesan MensaPro Indonesia