Akibat Perkataan Sang Kakek, Marc Marquez Mengaku Sakit Hati

jpnn.com - Akibat perkataan sang kakek yang memintanya pensiun, Marc Marquez mengaku sakit hati.
Pembalap Repsol Honda menyebut banyak pihak memintanya mengakhiri karier di MotoGP.
Bukan tanpa alasan, permintaan itu lantaran melihat kondisi fisik pembalap Spanyol yang belum sepenuhnya pulih sejak mengalami cedera pada aeal MotoGP 2020.
Juara dunia enam kali itu juga harus absen pada pertengahan musim ini untuk menjalani operasi keempat di lengan kanannya.
Selain itu, penyakit diplopia Marquez juga sempat kumat beberapa waktu.
Namun, Marquez tak menggubris saran kakeknya itu dan masih semangat pengin menguji kemampuannya bertarung di lintasan balap paling bergengsi di dunia tersebut.
"Kakek saya berkata kepada saya 'Berhenti saja, kamu punya uang untuk hidup. Apa yang kamu lakukan sudah selesai. Hentikan'," ucap Marquez menirukan kakeknya.
"Saya menjawab 'Saya berjanji bahwa ini adalah kesempatan terakhir untuk lengan saya'."
Akibat perkataan sang kakek yang memintanya pensiun, Marc Marquez mengaku sakit hati.
- Kecelakaan di FP1, Marc Marquez Mengamuk di Practice MotoGP Amerika
- Marquez Ingat Kenangan Pahit MotoGP Amerika 2019, Cek Jadwal
- MotoGP 2025: Quartararo Ancam Tinggalkan Yamaha
- MotoGP Amerika Serikat 2025: Marc Marquez Teringat Momen Kelam
- Jadwal MotoGP Amerika dan Pembalap Anti-Marquez
- MotoGP 2025: Kata Bagnaia Soal Penampilan Gila Marquez