Akrobat Jokowi Jelang Pembacaan Putusan Pilpres

jpnn.com - JAKARTA – Klaim Jokowi bahwa Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) kemungkinan akan bergabung dalam pemerintahannya hanyalah pepesan kosong. Pengakuan ini dianggap untuk membentuk opini menjelang pembacaan putusan sengketa Pilpres oleh Mahkamah Konsitusi (MK), Kamis (21/8).
Pernyataan itu disampaikan Jurubicara tim relawan Prabowo-Hatta, Andre Rosiade, saat konferensi pers di Rumah Advokasi Prabowo-Hatta, Jalan Sisingamangaraja, Jakarta (Rabu, 20/8).
Menurut Andre, pernyataan Jokowi soal PAN dan Demokrat akan bergabung kekubu Jokowi-JK ini persis sama dengan klaim sebelumnya Jokowi bahwa Golkar dan PPP akan merapat. Faktanya, PPP dan Golkar tetap solid dalam koalisi Merah Putih.
"Jadi itu pernyataan Jokowi pepesan kosong. Itu merupakan pembentukan opini dan perang urat saraf," kata Andre.
Fakta yang terjadi, tegas Andre, saat ini Koalisi Permanen Merah Putih makin solid dan kebersamaan tetap terjaga. Bahkan setiap hari anggota koalisi berkumpul, melakukan pertemuan dan konsolidasi.
"Koalisi Merah Putih solid, tiap hari bertemu, berkumpul, konsolidasi, kebersamaan terjaga, memang pertemuan nggak pernah dipublish, tapi dipastikan tiap hari ketemu," pungkas Andre. (ysa/rmo/jpnn)
JAKARTA – Klaim Jokowi bahwa Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) kemungkinan akan bergabung dalam pemerintahannya hanyalah pepesan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Marak PHK, Wamenaker: Masih Banyak Lapangan Kerja
- Bank Mega & IHH Healthcare Singapura Bersinergi Beri Layanan Kesehatan bagi Nasabah MegaFirst
- Bamus Betawi Berpartisipasi dalam Kegiatan Internasional Malaysia Madani
- Level Up Peradi: UU Desain Industri Sudah Kedaluwarsa, Harus Direvisi
- Soal Polemik THR Mitra, Pakar: Tuntutan Populis yang Kontradiktif dengan Regulasi
- Evie Yulin Bakal Menjadi Ketua IPMG Mulai April Ini