Aksi Donor Darah Bersama PMI Warnai Penutupan KSF 2024

jpnn.com, JAKARTA - KPN Sports Festival (KSF) 2024 mencapai puncak setelah digelar selama hampir satu bulan. Acara penutupan diselenggarakan di Gedung Gama Tower, Jakarta, pada Kamis (3/10).
Selain merayakan kemenangan para atlet, kegiatan ini juga diwarnai dengan aksi sosial berupa donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).
Penampilan tarian dari berbagai unit bisnis KPN turut memeriahkan acara penutupan. Tdak hanya menunjukkan keindahan gerak, tarian itu juga mencerminkan semangat kebersamaan karyawan.
Suasana makin semarak dengan pemberian medali kepada para atlet berprestasi dari berbagai cabang olahraga, seperti esports, catur, badminton, tenis meja, basket, dan mini soccer.
Unit Bisnis Semen berhasil keluar sebagai juara umum setelah melalui persaingan sengit. Prestasi ini disambut dengan antusiasme oleh seluruh tim.
Dalam sambutannya, Jacqueline Sitorus dari top management KPN mengapresiasi seluruh peserta dan panitia, serta menekankan pentingnya semangat persatuan dalam mencapai kesuksesan.
"Mari kita mengambil inspirasi dari semangat olahraga ini bahwa upaya terbaik kita lebih berarti daripada kemenangan, semua kekalahan sehingga kita dapat mencapai prestasi yang lebih tinggi baik dalam kegiatan olahraga maupun dalam kehidupan profesional kita di tempat kerja," ujar Jacqueline, dalam keterangannya, Sabtu (5/10).
Penutupan KSF 2024 juga diisi dengan kegiatan donor darah pada Jumat (4/10) sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR).
Penutupan KSF 2024 diwarnai dengan aksi donor darah bersama PMI. Simak selengkapnya
- Moratorium PMI Dicabut, PKB Sebut Devisa Tak Sebanding Nyawa
- TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan 71 PMI Nonprosedural di Perairan Batubara
- Perkuat Ekosistem Komunitas Demi Dukung Talenta E-Sports
- Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tetap Donor Darah Selama Ramadan
- SP IMPPI Desak Pemerintah Bentuk Tim Gabungan untuk Tangani Kasus TPPO di Kamboja
- Oneject Indonesia Luncurkan Mesin Hemodialisa & Kantong Cuci Darah, Menkes Bilang Begini