Aksi Fun, Matang dan Memukau
Minggu, 20 Juni 2010 – 12:41 WIB

BINTANG - Romy C Chandra dari Pelita Jaya, salah satu bintang NBL di ajang NBA Madness. Foto: JPNN/arsip.
Mario yang berpasangan dengan Rio Taro berhasil mengalahkan dua koleganya. Mereka bisa menciptakan 21 poin. Melihat aksi Mario, para penonton kerap kali bersorak. Meski hanya even fun, pemain yang sudah empat tahun di Aspac Jakarta tersebut tampil penuh semangat. Apalagi, tembakan Mario betul-betul jitu. Dia mampu menembak di titik yang bernilai tujuh poin.
Baca Juga:
Namun, pemenang dalam game tersebut adalah pasangan Romy C. Chandra dan Helen Sanjaya. Mereka bisa mengumpulkan 23 poin. Dalam game itu, Romy menunjukkan ketenangan dan kematangannya sebagai pemain senior. Romy-Helen pula yang akhirnya memenangi game tersebut.
Para pemain yang biasanya bergelut dengan berbagai kompetisi bertaraf profesional itu terlihat sangat antusias mengikuti setiap permainan. Terutama, Mario Gerungan. "Saya seneng banget. Masyarakat Surabaya sangat luar biasa. Animonya hebat sekali. Jadinya, saya bersemangat. Kalau gairah publik terhadap basket besar seperti ini, saya yakin basket Indonesia akan maju," tutur pemain kelahiran Jakarta, 20 Mei 1987 itu.
Para peserta "pendamping" pemain NBL juga tidak kalah antusias. Eko Cokro, misalnya. Dia menyatakan sangat senang bisa mendapat kesempatan bermain bersama dan berinteraksi dengan para bintang NBL. "Jujur, saya sangat gugup. Mereka bintang. Tapi, saya merasa sangat beruntung. Bayangkan, mereka yang biasa saya lihat di televisi bisa bermain bersama saya," ujarnya.
SURABAYA - Kehadiran empat bintang National Basketball League (NBL) Indonesia dalam NBA Madness presented by Jawa Pos kemarin (19/6) membuat suasana
BERITA TERKAIT
- Kapten Venezia Jay Idzes Melihat Ada Secercah Harapan Bertahan di Serie A
- Era Baru Timnas Basket Indonesia, David Singleton Dipercaya Jadi Pelatih di SEA Games 2025
- 4 Pemain All Stars Lengkapi Skuad SDN Srengseng 01 yang Dikirim SKF ke Gothia Cup 2025
- Jadi Sponsor Utama PBSI, BNI Dukung Tim Bulutangkis Indonesia Berlaga di Sudirman Cup 2025
- Liga 1: Andre Rosiade Merasa Semen Padang Sudah Diatur untuk Degradasi
- Fadil Imran Punya Target Tinggi, Fajar Alfian Cs Harus Tembus Final Sudirman Cup 2025