Aksi Protes Perempuan Iran Lepas Jilbab Viral di Medsos

"Kami meminta kerjasama masyarakat untuk membantu menyelesaikan masalah ini," sebutnya.
Sejak pembebasan Movahed, ada gelombang serupa dari para perempuan muda di media sosial yang menyusul jejaknya dan foto-foto seperti itu kini menyebar dengan sangat cepat.
"Saya kagum akan tekad dan keberanian mereka," aku Golnaz Esfandiari, jurnalis Iran yang tinggal di pengasingan dan bekerja sebagai koresponden senior untuk Radio Free Europe.
Banyak orang mencoba meremehkan hal itu, dengan mengatakan, Anda tahu, ini bukan masalah bagi perempuan Iran, "katanya. "Tapi sebagai perempuam yang tumbuh di Iran, saya bisa katakan bahwa ini adalah masalah besar." "Banyak perempuan Iran muak dengan peraturan jilbab ini dan sekarang kami melihat mereka turun ke jalan."
Nasib para pemrotes yang mengikuti jejak Movahed belum jelas, tapi Sotoudeh melaporkan, setidaknya satu orang telah ditangkap di lokasi.
Esfandiari mengatakan demonstrasi tersebut berlangsung bersamaan dengan demonstrasi anti-rezim yang lebih luas yang terjadi di 80 kota Iran pada bulan Desember, ketika lebih dari 1.000 orang ditangkap dan 25 terbunuh. "Faktor ketakutan sudah hilang untuk beberapa orang di dalam negeri dan mereka sangat frustrasi sehingga mereka tidak takut lagi untuk turun ke jalan dan melakukan demonstrasi di depan umum," ungkapnya.
Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Sulitnya Beli Rumah Bagi Anak Muda Jadi Salah Satu Topik di Pemilu Australia
- Rusia Menanggapi Klaim Upayanya Mengakses Pangkalan Militer di Indonesia
- Dunia Hari Ini: Siap Hadapi Perang, Warga Eropa Diminta Sisihkan Bekal untuk 72 Jam
- Rusia Mengincar Pangkalan Udara di Indonesia, Begini Reaksi Australia
- Dunia Hari Ini: Katy Perry Ikut Misi Luar Angkasa yang Semua Awaknya Perempuan
- Dunia Hari Ini: Demi Bunuh Trump, Remaja di Amerika Habisi Kedua Orang Tuanya