Aktivitas Warga Kota Ambon Mulai Normal
Rabu, 14 September 2011 – 07:52 WIB

Aktivitas Warga Kota Ambon Mulai Normal
AMBON -- Dua hari pasca konflik yang terjadi di Kota Ambon, situasi saat ini sudah mulai kondusif. Masyarakat mulai melakukan aktivitas seperti biasa. Kegiatan perkantoran baik di Kantor Gubernur Maluku maupun Pemerintah Kota Ambon mulai berjalan meski belum sepenuhnya berjalan normal.
Sementara untuk kegiatan pendidikan mulai berjalan. Anak-anak sekolah mulai masuk sekolah, meskipun belum berjalan lancar. Pantauan Ambon Ekspres (Grup JPNN), Selasa (13/9) pada beberapa titik di Kota Ambon, masyarakat kota telah melakukan aktivitas seperti biasa. Meski aktivitas yang dilakukan tidak sama sebelum konflik terjadi.
Baca Juga:
Sejumlah ruas jalan seperti Jalan Said Parintah, Jalan Diponegoro, Jalan Yan Pays, Jalan Pattimura, jalur Batu Meja dan sejumlah ruas lainnya sudah ramai dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua. Bahkan sebagian tukang becak dan tukang ojek lalu lalang mengangkut penumpang.
Tak hanya itu, di Jalan dr Latumetten yang semula ditutup, sudah kembali dibuka. Banyak mobil angkutan dan kendaraan pribadi melintasi jalur tersebut. Sayangnnya, jalur kendaraan dari kecamatan Nusanive yang hendak menuju kota tidak melintasi jalur Waihaong. Mereka semua melintasi ruas jalan dr Lattumeten menuju Gereja Silo, kemudian naik ke Urimessing. Kendaraan yang melintasi jalur tersebut juga tidak telihat ramai.
AMBON -- Dua hari pasca konflik yang terjadi di Kota Ambon, situasi saat ini sudah mulai kondusif. Masyarakat mulai melakukan aktivitas seperti biasa.
BERITA TERKAIT
- Jalur Selatan-Selatan Terhambat, Polda Jateng: Ini Kuasa Tuhan
- Wali Kota Pekanbaru Gandeng Polisi Tindak Tegas Oknum yang Buang Sampah di TPS Liar
- Wali Kota Pekanbaru Gandeng Polisi Tindak Tegas Oknum yang Buang Sampah di TPS Liar
- Wali Kota Pekanbaru Tutup TPS Liar di Jalan Soekarno Hatta Ujung
- Kapolres Cianjur: Jalur Puncak Lancar Saat Angkot Tak Beroperasi
- Narapidana di Lapas Lombok Barat Bisa Video Call dengan Keluarga