Akui tak Gampang Atasi Penyalahgunaan Dana Kartu Indonesia Pintar

BACA JUGA: Digital Bisnis jadi Prodi Favorit
Terakhir, pada Mei 2018 lalu ada pemberian KIP kepada 30.376 orang. Untuk siswa SD, bantuan yang diberikan sebesar Rp 450 ribu. Siswa SMP sebesar Rp 750 ribu, dan Rp 1 juta untuk siswa SMA.
Namun ini bukanlah jumlah total hingga saat ini, sebab dia tidak ingat pasti karena banyaknya murid di Malang. ”Saya sedang tidak membawa petanya, jadi sekian yang sudah mutasi, sekian yang ada kendala. Soalnya kami punya murid itu hampir seratus sekian ribu. Yang menerima KIP, belasan ribu,” ujarnya.
Sementara itu, dia juga mengapresiasi pihak-pihak yang sadar bahwa dirinya tidak berhak atas KIP, lantas enggan menerimanya. ”Kemarin saya lihat karena memang tidak tepat, yang bersangkutan juga tidak mau ambil. Ada yang begitu. Akhirnya dari bank mengembalikan,” ujarnya. (san/c1/mas)
Banyak ditemukan kasus dana Kartu Indonesia Pintar alias KIP untuk membeli barang lain ketimbang untuk pendidikan.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- APTISI Ungkap Dugaan Jual Beli Anggaran KIP Kuliah di Parlemen, MKD Siap Tindaklanjuti
- Geger! APTISI Ungkap Mafia KIP oleh Oknum DPR di Rapat Komisi X, Sudah Lapor Prabowo
- Istana Bantah Anggaran Pendidikan Kena Efisiensi, KIP & Beasiswa Tak Terdampak
- 204 Mahasiswa Terima Beasiswa TELADAN, Ada Pemegang Kartu Indonesia Pintar Kuliah
- Monev KIP 2024: Pemprov Kaltim Raih Predikat Informatif 5 Kali Berturut-turut
- Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024, Taspen Pertahankan Predikat Informatif