Alamaaak! Empat Aktivis Terkena OTT
jpnn.com, BANGGAI - Sejumlah aktivis yang mengawal proses pembayaran pesangon eks pekerja lokal di lokasi PT Wijaya Karya (Wika), dibekuk Tim Saber Pungli Polres Banggai, Sulteng, Kamis (13/4) sekira pukul 11.00 Wita.
Informasi yang dihimpun Luwuk Post (Jawa Pos Group) menyebutkan, ada empat aktivis masing-masing berinisial MS alias A, AM, RM dan MB, yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) dan digelandang ke Mapolres Banggai.
Mereka diduga memeras eks pekerja lokal di perusahaan pelat merah tersebut.
Saat itu, MS alias A berada di lokasi perusahaan sembari menunggu proses pembayaran pesangon.
Lalu, MS alias A meminta persen dari total pesangon karena sudah memperjuangkan hak-hak pekerja dari manajemen PT Wika.
Tiba-tiba, sejumlah personel dari Tim Saber Pungli, menangkap tangan MS alias A saat tengah bertransaksi.
Polisi langsung mengamankan MS, dan barang bukti Rp 31 juta. MS langsung digiring ke Mapolsek Batui untuk diinterogasi, lalu dibawa ke Mapolres Banggai.
Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Egidio F Alfamantar, saat dikonfirmasi Luwuk Post membenarkan adanya penangkapan tersebut.
Sejumlah aktivis yang mengawal proses pembayaran pesangon eks pekerja lokal di lokasi PT Wijaya Karya (Wika), dibekuk Tim Saber Pungli Polres Banggai,
- 5 Berita Terpopuler: OTT KPK di Kalsel, Profil Orang Kepercayaan Terungkap, Ternyata Ini yang jadi Bancakan
- KPK Amankan 6 Orang dari OTT di Kalsel, Siapa Saja Mereka?
- Ini Profil Paman Birin yang Orang Kepercayaannya Ditangkap KPK
- Sst, KPK Gelar OTT di Kalsel, Siapa yang Diangkut?
- Usut Kasus Korupsi di Kemenhub, KPK Periksa Pemilik PT Karya Putra Yasa dan Pihak PT Eka Surya Alam
- GMNI Medan Pastikan Pelaku Pemerasan yang Terjaring OTT Tak Mewakili Organisasi