Alamak... Setiap Mau Transaksi Harus Hubungi Bandar Di Lapas

jpnn.com - BANDARLAMPUNG – Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Lampung berhasil mengungkap peredaran narkoba yang melibatkan jaringan Aceh. Polisi menangkap Zainal Arifin (32), warga Sukarame, Bandarlampung, berikut barang bukti 299 ekstasi dan sabu-sabu dengan berat 129 gram.
Seperti dikutip dari Radar Lampung, jaringan tersebut diduga melibatkan narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wayhuwi berinisial Ml. Ia berperan sebagai perantara dalam transaksi tersebut.
Sebelum penangkapan Kamis (26/11), polisi mendapat informasi adanya transaksi narkoba dalam jumlah besar. Anggota Subdit I Ditnarkoba Polda Lampung melakukan penyelidikan. Zainal diciduk saat berada di sebuah rumah makan di Tanjungkarang Timur.
Direktur Ditnarkoba Polda Lampung Kombes Augustinus Berlianto Pangaribuan membenarkan penangkapan tersebut. Menurut dia, Zainal merupakan pengedar narkoba jaringan Aceh yang selama ini dicari.
”Tersangka (Zainal, Red) memang sudah TO (target operasi) kami. Dalam penangkapan tersebut, kami sita 299 butir pil ekstasi warna merah muda dan sabu dengan berat total 129 gram,” kata Augustinus dihubungi melalui ponselnya kemarin (29/11).
Terpisah, Kasubdit I Ditnarkoba Polda Lampung AKBP Raswanto Hadiwibowo mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, ekstasi dan sabu itu akan diedarkan di Bandarlampung.
Menurut Raswanto, setiap ingin mengambil barang, Zainal menghubungi Ml yang berada di dalam Lapas. Selanjutnya Ml yang menghubungi bandar besar. ”Tersangka tidak mengenal bandar dari Aceh tersebut. Jadi yang berhubungan langsung dengan bandar adalah Ml,” ujarnya.
Lebih jauh Raswanto mengungkapkan, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. Saat ini, anggota jaringan masih dikejar. ”Kasus ini masih kami kembangkan. Kami akan memeriksa Ml di lapas,” kata Raswanto. (mhz/c1/ais/ray/jpnn)
BANDARLAMPUNG – Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Lampung berhasil mengungkap peredaran narkoba yang melibatkan jaringan Aceh.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Polisi Bongkar Sindikat Penadah Mobil Curian di Serang
- 4 Saksi Diperiksa dalam Kasus Pengeroyokan di Kelapa Gading
- Polres Metro Jakbar Tangkap Preman yang Duduki Lahan di Daan Mogot
- Kedapatan Bawa 22 Paket Sabu-Sabu, Dua Pria Ditangkap
- 3 Polisi di Jepara Terbukti Konsumsi Sabu-sabu, Sanksi Menunggu Mereka
- Bongkar Aktivitas PETI di Kuansing, Polda Riau Tetapkan 4 Tersangka