Alasan Banyak Pebulu Tangkis Indonesia Berguguran di Denmark Open 2021, Oh Ternyata

Melihat hal tersebut, kepala pelatih ganda putra Indonesia Herry IP a.k.a Naga Api menyebut para atletnya agak terkuras tenaganya usai bertarung di Thomas Cup 2020.
"Semua pemain yang ikut Piala Thomas sudah berkurang tenaga dan fokusnya. Jadi, cara mainnya tidak maksimal," ungkap Naga Api dalam rilis tertulis.
Namun, Naga Api tetap senang dengan penampilan Fikri/Bagas yang bisa menembus perempat final. Sebab, sejatinya pasangan muda itu tidak ditargetkan apa pun di Denmark Open 2021.
“Kalau untuk pemain yang baru datang dari Jakarta/pemain pelapis memang targetnya menambah pengalaman main di kelas 750 dan 1000 supaya bisa ketemu pemain top ten dari negara lain.”
“Hasil yang cukup baik Fikri/Bagas bisa sampai perempat final hanya masih kurang tenang di poin terakhir game ketiga," tambah Herry IP.
Praktis, Indonesia tinggal menyisakan dua wakilnya di semifinal Denmark Open 2021, yakni ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti serta satu pemain non pelatnas, yaitu tunggal putra Tommy Sugiarto.
Partai semifinal rencananya akan berlangsung, Sabtu (23/10), di Odense Sports Park, mulai pukul 15.00 WIB.(pbsi/mcr16/jpnn)
Pelatih ganda putra Indonesia Herry IP a.k.a Naga Api menjelaskan penyebab banyaknya pebulu tangkis Indonesia berguguran di Denmark Open 2021.
Redaktur : Dhiya Muhammad El-Labib
Reporter : Muhammad Naufal
- Paceklik Gelar di Awal 2025, PBSI Perketat Seleksi Pemain Pelatnas Cipayung
- Aturan Promosi & Degradasi Diubah, Deretan Pemain Ini Berpotensi Terdepak dari Pelatnas Cipayung
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- BWF World Tour: Rapor Merah Bulu Tangkis Indonesia, 7 Turnamen 1 Trofi
- Tanpa Zheng/Huang, Ganda Campuran China di All England Tetap Mengerikan
- All England 2025: Doa Fajar/Rian Mengiringi Perjuangan Leo/Bagas dan Sabar/Reza