Alasan PBSI Tunjuk Bali Sebagai Lokasi Perhelatan Indonesia Open 2021, Oh Ternyata

"Saya sangat antusias karena Indonesia menjadi tuan rumah. Turnamen ini banyak orang yang mengidamkan untuk tampil di ajang ini dan hal itu menjadi motivasi lebih buat saya pribadi," ungkap Fajar.
Pemain-pemain, seperti Viktor Axelsen (Denmark), Kento Momota (Jepang), Chou Tien-chen (Taiwan), Pusarla Venkata Sindhu (India) hingga Yuta Watanabe/Arisha Higashino (Jepang) dan Lee Yang/Wang Chi-Lin (Taiwan) akan ambil bagian dalam turnamen itu.
Dari barisan pemain lokal ada Anthony Sinisuka Ginting, Jonathan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Serta Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto hingga Greysia Polii/Apriyani Rahayu.
Turnamen ini terhitung sangat bergengsi karena selain masuk ke dalam BWF World Tour Super 1000, hadiah yang disediakan juga cuku besar sekitar USD 850 ribu atau kurang lebih Rp 12 miliar.
Dengan hadirnya ajang Indonesia Open 2021 di Bali mengusir dahaga turnamen bergengsi diselenggarakan di Indonesia setelah pada tahun 2020 turnamen yang sudah ada dari tahun 1982 itu tidak terselenggarakan karena adanya pandemi Covid-19.(pbsi/mcr16/jpnn)
PBSI membeberkan alasan mengapa Bali ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Open 2021 pada 23-28 November mendatang.
Redaktur : Dhiya Muhammad El-Labib
Reporter : Muhammad Naufal
- Indra Jayaatmaja Dilantik Jadi Ketua Umum PBSI Kabupaten Sumedang
- PBSI Coba Komposisi Pemain Senior dan Junior di Sudirman Cup 2025
- Ada Kejutan dalam Skuad Indonesia di Sudirman Cup 2025
- Debut Jafar/Felisha di BAC 2025 Diwarnai Kartu Merah hingga Poin Gratis
- PBSI Rombak Komposisi Pelatih Sektor Tunggal Putra & Putri
- Paceklik Gelar di Awal 2025, PBSI Perketat Seleksi Pemain Pelatnas Cipayung