Alex Tilaar, Guru Besar yang Terus Berkarya pada Usia 80 Tahun
Bakal Sulit Rilis Buku tanpa si "ATM Berjalan"
Senin, 09 Juli 2012 – 00:09 WIB
Alex mengatakan, ada dua keuntungan sekaligus yang bisa didapat sejak menjadi turis "turut istri". Yakni, hobi menulis tersalurkan dan ongkos bepergian ditanggung sang istri. "Untung ada ATM berjalan," ucapnya sambil menunjuk Martha yang telah bersamanya mengarungi biduk pernikahan selama 48 tahun dan dikaruniai empat anak serta enam cucu.
"Kalau saya sendiri, gaji pensiun guru berapa? Saya katakan saya bisa pergi ke Singapura, tapi tidak bisa kembali. Kehabisan ongkos," lanjutnya, lantas tertawa yang disambut tawa para tamu.
Nah, sambil menemani istri ke luar negeri atau ke daerah lain di Indonesia, Alex bisa menggali banyak bahan dan mendapat inspirasi untuk menulis buku. Sebab, hanya dengan menulis, segala pemikiran dan kritik untuk dunia pendidikan di Indonesia bisa terus dia lakukan.
Hingga kini, Alex tak pernah sekali pun lelah menuangkan pikirannya dalam bentuk buku. Meskipun, dia menyadari betul, sama sekali tak bisa mengharapkan imbalan materi memadai dari kiprahnya di dunia pustaka tersebut.
Prof Dr Alex Tilaar meluncurkan empat buku untuk menandai ultahnya ke-80. Menjadi turis ’’turut istri’’
BERITA TERKAIT
- Rumah Musik Harry Roesli, Tempat Berkesenian Penuh Kenangan yang Akan Berpindah Tangan
- Batik Rifaiyah Batang, Karya Seni Luhur yang Kini Terancam Punah
- 28 November, Masyarakat Timor Leste Rayakan Kemerdekaan dari Penjajahan Portugis
- Eling Lan Waspada, Pameran Butet di Bali untuk Peringatkan Melik Nggendong Lali
- Grebeg Mulud Sekaten, Tradisi yang Diyakini Menambah Usia dan Menolak Bala
- AKBP Condro Sasongko, Polisi Jenaka di Tanah Jawara