Alhamdulilah Tidak Gila
Oleh Dahlan Iskan

"Saya akan menjemput putri saya yang sekolah di Darunnajah," ujar Pak Dimas, pengusaha properti dari Balikpapan itu. "Untuk liburan lebaran di Balikpapan," tambahnya.
"Saya pilih taksi listrik karena ingin mencoba," ujar Pak Dimas, pemilik PT Bulan Bintang Abadi.
Kemarin itu saya memang lama menunggu kedatangan Pak Sorong. Yang sudah janjian pukul 09.00.
Namun saya persilakan saja Pak Sorong melayani penumpangnya itu dulu. Sampai selesai.
Hanya saja saya minta bisa bicara dengan penumpangnya itu. Pak Dimas itu. Yang ternyata ia kenal saya.
Dari Ulujami itulah pak Sorong menjemput saya di SCBD Jakarta. Tanpa penumpang. Lalu muter-muter bersama sejauh lima kilometer: SCBD-Monginsidi-Semanggi-SCBD.
Begitu turun dari taksi, saya lihat listriknya: masih 74 persen. Pak Sorong kelihatan tenang. Dari jam 7 pagi sampai jam 10 baru menghabiskan 26 persen listrik.
"Kekhawatiran kehabisan listrik di jalan sudah hilang sama sekali," ujar Pak Sorong yang mengaku seorang mualaf.
Hari itu saya ingin merayakan Hari Kebangkitan Nasional dengan cara naik mobil listrik impor. Saya mencoba menghubungi call center Blue Bird.
- Madinah Kabur
- Penuhi Kebutuhan Konsumen, MG Hadirkan Beragam Model SUV di IIMS 2025
- Siap-Siap, Suzuki Bakal Jual Mobil Listrik e VITARA di Indonesia
- Karambol Madinah
- Semua Mobil Listrik Bisa Pakai Charging Station Hyundai, Diklaim Lebih Hemat 47%
- Suzuki Beri Kejutan di IIMS 2025, Perkenalkan Mobil Listrik Pertama untuk Indonesia