Aliansi Renault-Nissan Sukses Besar

Sejauh ini, Renault-Nissan selalu mengembangkan produk bersama, melakukan produksi silang, serta berbagi teknologi dan pengurangan biaya.
”Kami tetap mempertahankan diferensiasi merek di antara anggota aliansi,” tegas Carlos.
Dengan penambahan Mitsubishi Motors, Renault-Nissan berharap dapat menghasilkan sinergi tambahan.
Yakni, dari pengadaan dan logistik bersama, kerja sama lokalisasi, pemanfaatan pabrik, platform kendaraan, teknologi, serta perluasan kerja sama, baik di negara mapan maupun berkembang.
”Mitsubishi Motors diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada aliansi di berbagai bidang. Misalnya, kendaraan hybrid plug-in, pikap, truk ringan, dan kendaraan sport. Serta, memperkuat pasar di kawasan ASEAN,” ujar Carlos. (agf/c23/noe)
Renault-Nissan menikmati hasil keputusan melakukan sinergi dalam engineering, manufacturing, purchasing, dan human resource pada 2014.
Redaktur & Reporter : Ragil
- Nissan Siap Meluncurkan MPV dan SUV Baru, Ini Bocorannya
- Memahami Sistem Kerja Fitur ACC di Mitsubishi Xforce Ultimate DS
- Nissan Leaf Generasi Baru Akan Menjelma jadi Crossover, Punya Jangkauan 598 Km
- Mudik dengan Kendaraan Pribadi, Rifat Mengingatkan Soal Pre-trip Inspection
- 60 Diler Siaga Mitsubishi Siap Layani Pemudik Tahun Ini
- Mitsubishi Xforce Hybrid Resmi Diperkenalkan, Harga Mulai Rp 440 Juta