All England 2019: Cerita Ahsan / Hendra yang Luar Biasa

Namun, Takeshi / Keigo yang merupakan unggulan ketiga itu, maaf, bukan tandingan Daddies.
Seperti di berita terkait di atas, di game pertama memang ketat. Namun, Ahsan / Hendra menunjukkan kematangan dalam bermain. Pada game kedua, dramatis. Hendra harus melakoni game dengan kondisi betis kanan yang bermasalah.
"Kami sangat senang bisa kembali ke final. Kami belum pernah di final untuk waktu yang sangat lama, jadi sangat senang dengan ini," ujar Ahsan seperti dikutip dari situs turnamen.
Hendra menambahkan, mereka kini harus segera memulihkan diri untuk pertandingan final. Meski dengan kondisi yang tak 100 persen bugar, Hendra memastikan mereka akan bermain all out besok.
"Saya senang. Namun, turnamen ini belum berakhir. Kami perlu istirahat dan memulihkan diri untuk pertandingan besok," pungkas Hendra.
Di laga final besok, Ahsan / Hendra bisa saja ketemu dengan junironya, Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto, dengan syarat Fajar / Rian menang dari ganda Malaysia Aaron Chia / Soh Wooi Yik. (adk/jpnn)
Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan menang 21-19 21-16 atas Takeshi Kamura / Keigo Sonoda di semifinal All England 2019.
Redaktur & Reporter : Adek
- Jadwal All England 2025: Sabar/Reza Jumpa Lawan Berat. Menanti Tuah Hendra Setiawan
- Alasan Hendra Setiawan Mau Menjadi Pelatih Sabar/Reza di All England 2025
- Indonesia Masters 2025: Tarian Terakhir The Daddies Akan Spesial
- Penjualan Tiket Indonesia Masters 2025 Dibuka, Saksikan Tarian Terakhir The Daddies
- Ikuti Jejak Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan Gantung Raket
- Seusai Pensiun, Hendra Setiawan Telah Memiliki Rencana dengan Mohammad Ahsan, Apa Itu?