Alokasi Pupuk Bersubsidi 2021 di Sampang Meningkat

jpnn.com, SAMPANG - Alokasi pupuk bersubsidi tahun 2021 untuk Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur mengalami peningkatan. Daerah ini mendapat penambahan kuota antara 80 persen sampai 300 persen dibandingkan tahun 2020.
Kementerian Pertanian (Kementan) berharap penambahan tersebut diikuti dengan peningkatan produktivitas pertanian.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan peningkatan produktivitas sangat penting.
"Melalui program pupuk bersubsidi, pemerintah mendukung peningkatan produktivitas pertanian. Peningkatan produktivitas ini juga menjadi indikasi pupuk bersubsidi tepat sasaran," katanya, Senin (15/3).
Sementara itu, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) Kementan Sarwo Edhy mengatakan distribusi pupuk bersubsidi mengacu pada e-RDKK.
"e-RDKK berisi data petani penerima pupuk bersubsidi dan jumlah pupuk yang telah disesuaikan. Dengan e-RDKK, penyelewengan bisa diminimalisir," katanya.
Sarwo Edhy menyebut salah satu kriteria petani penerima pupuk bersubsidi adalah telah mengisi eRDKK.
"Kriteria ini sudah tertuang dalam Permentan Nomor 49 Tahun 2020. Yaitu petani memiliki KTP, memiliki lahan maksimal dua hektare, tergabung dalam kelompok tani dan telah menyusun e-RDKK," jelasnya.
Sampang mendapat penambahan pupuk bersubsidi antara 80 persen sampai 300 persen dibandingkan tahun 2020.
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Raker dengan Pejabat di Kementan, Legislator NasDem Sorot Program Cetak Sawah
- Kementan Gelar Pelepasan Ekspor Gula Semut dari Kulon Progo
- KPK Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik di Kantor Hukum Visi Law Office
- KPK Periksa Rasamala Aritonang terkait Kasus TPPU di Kasus Kementan