Alot Di Poin Tarif Penerbangan
Senin, 11 Juli 2011 – 06:19 WIB

Alot Di Poin Tarif Penerbangan
Saat ini, Karding menuturkan kedua belah panja bakal masuk tahap upaya efisiensi. Tim panja Komisi VIII DPR, dipecah-pecah menjadi beberapa tim kecil. Tim-tim tersebut, khusus membahas beberapa faktor. Diantaranya, tim transportasi, tim pemondokan, tim catering, dan tim indirect cost. "Seluruh tim berusaha maksimal menekan biayanya," tutur Karding.
Baca Juga:
Dia menambahkan, aspek yang paling memungkinkan untuk ditekan adalah ongkos transportasi. Saat menyodorkan tawaran BPIH tersebut, Kemenag menetapkan ongkos tiket pesawat dan airport tax sebesar USD 2.076 atau setara dengan Rp 19,3 juta. Karding menuturkan, pihaknya terus berkomunikasi intensif dengan pihak Garuda dan beberapa maskapai swasta lainnya untuk menekan biaya penerbangan tersebut.
Pos pengeluaran selanjutnya yang menurut Karding juga bisa ditekan adalah biaya pemondokan. Tim khusus pemondokan Panja Komisi 8 DPR, menurut Karding, sedang menggali informasi dari perwakilan RI yang mengurusi penyewaan pemondokan di Makkah.
Namun, upaya menekan biaya pemondokan ini sepertinya bakal sulit dilakukan. Sebab, saat ini pemerintah sudah meneken kontrak pemondokan untuk sekitar 95,44 persen dari kuota haji. Tahun ini, kuota jamaah haji reguler sebesar 194 ribu orang. Sebelumnya, Staf Teknis Haji II KJRI Jeddah Subhan Cholid menjelaskan, tariff sewa satu unit pemondokan sekitar 6.000 real. (wan)
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) dan Komisi VIII DPR terus mengebut pembahasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2011. Pembahasan BPIH
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- KKP Gerak Cepat Tangani Paus Terdampar di NTT
- Prediksi Cuaca BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Rabu Siang dan Sore
- Pejabat BKN: Sangat Mudah jika Ingin Memberhentikan PPPK
- Hari Kedua Tes PPPK Tahap 2, Jangan Sepelekan Peringatan Profesor Hukum
- BAZNAS dan Ulama Palestina Perkuat Kerja Sama untuk Palestina
- InJourney Hadirkan Tarian Nusantara di TMII, Diikuti 500 Anak Dari Sabang Sampai Merauke