Amankah Berolahraga Pakai Masker? Begini Penjelasan Dokter Carmen

"Ingat bukan yang berat ya," ujar dr Carmen.
Bagi penderita obesitas, lanjutnya, prinsipnya adalah olahraga yang tidak membebani sistem sendi, lutut atau engkel. Contohnya renang dan sepeda statis terukur, dengan asupan nutrisi yang tepat dan latihan rutin minimal 30 - 60 menit per hari.
Secara bertahap, target berikutnya dapat ditentukan dengan peningkatan jenis olahraga yang dilakukan.
Dia mengingatkan metabolisme tubuh setiap orang berbeda saat berolahraga rutin dengan periode waktu sama yang berulang. Sebab bentukan metabolisme masing-masing pelaku olahraga berbeda.
"Pahamilah untuk target kesehatan tubuh, yaitu Aerobic Exercise dan Cardio Exersice adalah hal yang paling dianjurkan," ucapnya.
Di masa pandemi seperti ini kata Dokter Carmen, berolahraga idealnya menggunakan masker sebagai prokes Covid-19.
Namun karena kebutuhan tubuh akan asupan oksigen meningkat pada saat berolahraga maka harus membatasi waktu saat bermasker atau tanpa mengggunakan masker.
"Juga harus memastikan kita berada di area yang tingkat penularannya rendah dan tetap menjaga jarak aman serta menjauhi kerumunan walaupun pro atau kontra tentang hal ini," pungkas Dokter Carmen. (esy/jpnn)
Dokter Carmen mengatakan berolahraga di masa pandemi memang sebaiknya menggunakan masker tetapi....
- 3 Olahraga yang Tepat untuk Penderita Diabetes
- Bank Mandiri & Perbasi Bersinergi Percepat Lahirnya Bintang Basket Indonesia
- PNM Liga Nusantara Buka Bakat Pesepak Bola & UMKM Lokal
- Dukungan LKS Tripnas untuk KOPSI Pimpinan Ahmad Doli Kurnia
- 5 Makanan yang Jangan Anda Konsumsi Sebelum Melakukan Olahraga
- Toko Monobrand Suunto Resmi Dibuka di Plaza Indonesia