Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos
Rabu, 02 April 2025 – 18:21 WIB
Mural Benjamin Netanyahu dan Donald Trump di tembok Tepi Barat. Foto: thestar
Menanggapi laporan itu, seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS menolak berkomentar.
"Pada 2019, Departemen Luar Negeri mulai mewajibkan pemohon visa untuk memberikan informasi media sosial pada formulir permohonan visa imigran dan non-imigran," kata sang juru bicara. (ant/dil/jpnn)
Perintah yang dikeluarkan pada 25 Maret itu dimaksudkan untuk mencegah masuk para mengkritik Amerika Serikat dan Israel.
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
BERITA TERKAIT
- Ini Respons Dasco atas Kebijakan Trump soal Tarif Impor
- Renovasi Rumah
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Marwan Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Tarif Impor Baru yang Diumumkan Trump
- Pagar Danau