Amien Rais : Ahmadiyah Bukan Untuk Dimusuhi
Senin, 14 Februari 2011 – 02:52 WIB

Amien Rais : Ahmadiyah Bukan Untuk Dimusuhi
SLEMAN - Mantan Ketua MPR RI M. Amien Rais, meyakini adanya dalang di balik kasus penyerangan terhadap jamaah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, banten, beberapa waktu lalu. Amien pun mengharap aparat menyeret para pelaku dan otak di balik kerusuhan ke pengadilan. Kendati begitu Amien tetap mengutuk tindakan anarkis terhadap warga Ahmadiyah, di beberapa wilayah termasuk di Pandeglang, Banten, beberapa waktu lalu. “Mereka itu (Ahmadiyah) juga warga negara Indonesia yang dijamin hak-haknya untuk berkumpul dan menyatakan pendapat serta hak memilih agama. Saya tidak setuju jika Ahmadiyah dimusuhi. Bahkan seperti pesakitan yang dikejar-kejar hingga dihilangkan nyawa,” paparnya.
“Saya yakin dan pasti ada aktor intelektual penggeraknya. Jangan sampai kita pura-pura nggak tahu siapa aktornya. Aparat harus segera tangkap dan hukum mereka di pengadilan terbuka,” kata Amien usai menghadiri pelantikan pengurus DPD PAN Sleman periode 2010-2015 di Gedung Serba Guna, Denggung, Tridadi, Sleman, Minggu (13/2).
Baca Juga:
Mantan Ketua PP Muhammadiyah itu menegaskan, dirinya sebagai muslim tetap menilai Ahmadiyah sebagai aliran sesat dan menyesatkan. Sebab aliran itu menyeleweng jauh dari akidah agama Islam.
Baca Juga:
SLEMAN - Mantan Ketua MPR RI M. Amien Rais, meyakini adanya dalang di balik kasus penyerangan terhadap jamaah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang,
BERITA TERKAIT
- Data Resmi BKN Jumlah PPPK Paruh Waktu dari Seleksi Tahap 1, Lebih Banyak
- PN Jakbar Tunda Putusan Perkara Gugatan Lahan di Daan Mogot
- Polres Tarakan Diserang Oknum TNI, Kapolda dan Pangdam Langsung Angkat Bicara
- APJATI Antusias Sambut Pembukaan Penempatan PMI Sektor Domestik ke Timur Tengah
- Pemprov DKI Tak Akan Berikan Kompensasi untuk Warga yang Terdampak Bau RDF Rorotan
- Menhut Raja Antoni Memandikan Gajah di Tangkahan, Dukung Ekowisata di Taman Nasional