Amin Santono Jadi Terdakwa Penerima Suap Pengurusan Anggaran
Kamis, 20 September 2018 – 18:32 WIB

Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Amin Santono di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (20/9). Foto: Ridwan/JawaPos.Com
Mendapat informasi tersebut, Amin melalui Eka meminta daerah yang anggarannya telah disetujui agar egera merealisasikan commitment fee tujuh persen sesuai kesepakatan. Realisasi fee itu diterima Amin secara bertahap melalui Eka.
Atas perbuatannya, Amin didakwa telah melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.
Seperti diketahui, KPK menangkap Amin pada 4 Mei 2018 melalui OTT kasus suap. Ada tiga pihak lain yang juga terjaring OTT itu, yakni Yaya Purnomo, Ahmad Ghiast dan Eka Kamaludin.(rdw/JPC)
Anggota DPR Amin Santono yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Syahrial Nasution, Alumni Unpar yang Dipercaya AHY Jadi Wakil Sekjen Partai Demokrat
- Ditunjuk AHY Jadi Bendum Demokrat, Irwan Fecho Mundur dari Stafsus Mentrans
- Putra Sumba NTT Gustaf Tamo Mbapa Dipilih Sebagai Deputi BPOKK DPP Partai Demokrat
- Hijrah ke Partai Demokrat, Afriansyah Noor Didapuk Jadi Wasekjen
- Ditunjuk Jadi Kepala Badan DPP Demokrat, HBL Masuk Ring 1 AHY Bersama Menteri PU
- Ibas Kawal Langsung Program Pro-Rakyat Prabowo, dari Irigasi hingga Sembako Terjangkau