Anak-anak Migran Asal Indonesia Ikut Membentuk Wajah Australia di Masa Depan
Senin, 25 Januari 2021 – 23:56 WIB

Galih Wigati Mosel (berdiri kanan) bersama keluarganya yang sekarang tinggal di Adelaide (Australia Selatan). (Foto: Supplied)
"Saya merasa ikatan saya dengan Indonesia merupakan bagian penting bagi saya dan akan lebih baik lagi bila orang-orang di sekeliling saya bisa mengalami apa yang saya alami."
"Itulah mengapa saya suka tampil dan juga mengajar gamelan dan ikut terlibat dalam kegiatan seperti [acara] Indofest di Adelaide."
"Saya berharap akan ada lebih banyak restoran Indonesia di sini, sehingga saya bisa membawa teman-teman saya ke sana," kata Hannah yang juga terlibat dengan kelompok gamelan Sekar Laras di Flinders University, Adelaide.
"Meski saya tidak memiliki hubungan keluarga dengan budaya Jawa Tengah [dalam soal gamelan] namun saya merasa saya merayakan dan menghargai akar budaya Indonesia saya."
Tanggal 26 Januari adalah hari libur nasional yang dikenal sebagai 'Australia Day' atau 'Hari Australia', sebuah hari yang paling kontroversial hingga saat ini
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana