Anak Buah AKBP Hery Purnomo Menyetop Truk Mencurigakan, Muatannya Mengejutkan

jpnn.com, JEMBER - Polisi dari Polres Jember, Jawa Timur menggagalkan pengiriman 8 ton pupuk bersubsidi secara ilegal jenis phonska ke Kabupaten Sampang, Madura.
Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo pengiriman pupuk bersubsidi secara ilegal itu terjadi saat anak buahnya menyelidiki kasus pupuk ilegal.
"Saat anggota kami sedang patroli malam terdapat sebuah truk mencurigakan melintas di daerah Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember," ucapnya, Kamis (17/11).
Dia menyebut petugas Polsek Mayang awalnya mendapat informasi dari masyarakat yang mencurigai ada truk sedang mengangkut pupuk sehingga dilakukan penyelidikan.
"Ternyata benar bahwa truk dengan Nopol S 9203 NC seperti yang dilaporkan warga diketahui sedang mengangkut pupuk bersubsidi yang akan dibawa ke Pulau Madura," tuturnya.
Saat pemeriksaan, engemudi truk berinisial AR dan kernet berinisial MZ, warga Sampang tidak bisa menunjukkan dokumen pupuk tersebut.
"Kedua orang tersebut tidak bisa menunjukkan surat-surat kelengkapan yang diminta petugas karena membawa pupuk bersubsidi ke luar kota," terangnya.
Dari pemeriksaan diketahui pupuk tersebut itu diangkut dari rumah A (30) warga Desa Sempolan untuk dikirim ke rumah FR (40) warga Madura.
AKBP Hery Purnomo menyebut anak buahnya menyetop sebuah truk mencurigakan yang dilaporkan warga. Muatannya mengejutkan.
- Petrokimia Gresik Siapkan Pupuk 431 Ribu Ton saat Lebaran, Stok Aman
- Pupuk Indonesia Raih 3 Penghargaan di Ajang Anugerah BUMN 2025
- Super Tani Tawarkan Solusi Atasi Langkanya Pasokan Pupuk
- Optimalisasi Lahan Tidur, Pupuk Indonesia Gandeng TNI AD dan PTPN
- Stok Pupuk Subsidi Tersedia untuk Petani Bali, Nyoman Adi Apresiasi Gebrakan Mentan
- Dirut Pupuk Indonesia Pastikan Pupuk Bersubsidi Tersedia Sebelum Musim Tanam