Anak Buah Bu Mega Desak Polri Jerat Kada Pengguna Saracen
Senin, 28 Agustus 2017 – 16:51 WIB

Anggota Komisi I DPR dari PDI Perjuangan Charles Honoris. Foto: dokumen JPNN.Com
Sindikat itu bekerja secara profesional. Berdasar temuan Bareskrim Polri, Saracen menyodorkan proposal ke calon klien agar menggunakan jasa mereka.
Baca Juga:
Proposal itu juga sudah lengkap dengan rancangan biaya yang kisarannya antara Rp 70 juta hingga Rp 100 juta. Jika klien sepakat, maka Saracen akan membuat hoaks dan meme-meme bermuatan ujaran kebencian untuk diviralkan.(dna/JPC)
Anggota Komisi I DPR Charles Honoris menduga ada pihak yang menggunakan jasa sindikat Saracen untuk memproduksi hoaks dan ujaran kebencian, serta
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- IRT di Inhu Mengaku Dibegal, Saat Diselidiki Polisi, Ternyata
- Mahasiswa Imbau Masyarakat Jangan Terprovokasi Hoaks di Medsos
- Politikus PDIP Yakin Badai PHK Tak Berhenti di PT Sritex
- Akademisi Sebut Hoaks Hambat Perkembangan Generasi Indonesia Emas 2045
- Minta Pengusutan Hoaks Tendensius ke Kapolri, PP GPA: Jika Dibiarkan Memicu Konflik
- Hanya Demi Popularitas, Konten Kreator Asal Malaysia Buat Informasi Palsu