Anak Buah Prabowo Anggap Ahok Gegabah
jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhamad Taufik menilai rencana Gubernur Basuki T Purnama (Ahok) merelokasi puluhan ribu nelayan ke kepulauan seribu terkesan terburu-buru. Pasalnya, gagasan tersebut baru tercetus beberapa waktu yang lalu tapi langsung mau direalisasikan.
Menurut Taufik, program penting seperti relokasi harusnya melalui tahap kajian, sosialisasi dan juga perencanaan mengenai dampak baik dan buruknya. Apalagi kebijakan ini menyangkut kehidupan puluhan ribu orang.
”Kami pikir rencana relokasi tersebut sangat gegabah apabila dilakukan tanpa ada kajian,” ujar Taufik, Senin (25/1).
Politikus Gerindra ini berencana mengundang eksekutif, guna membicarakan rencana relokasi puluhan ribu nelayan tersebut. Apalagi, sekarang di masyarakat sudah banyak yang mempertanyakan kebijakan yang tidak pernah disosialisasikan tersebut.
Taufik khawatir, rencana relokasi ini bisa menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Khususnya para nelayan yang sudah turun temurun tinggal dan menyandarkan hidupnya dari penghasilan melaut di Pantai Utara Jakarta. ”Kasihan para nelayan kalau tiba-tiba mereka dipaksa pindah begitu saja dari tempat tinggalnya,” pungkas anak buah Prabowo Subianto ini. (wok/dil/jpnn)
JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhamad Taufik menilai rencana Gubernur Basuki T Purnama (Ahok) merelokasi puluhan ribu nelayan ke kepulauan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Gerakan Guna Ulang Jakarta, Edukasi Mengurangi Pemakaian Plastik Sekali Pakai
- Fasilitas Makin Lengkap, Triboon Hub Tambah 2 Resto Baru di Jakarta
- Durasi Pemadaman Lampu Program Earth Hour Terlalu Singkat
- Di Tengah Sosialisasi Tupoksi kepada Warga, MKD DPR RI Singgung Pelat Nomor Khusus
- Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Warga Bekasi Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Anies Bangun Kampung Gembira Gembrong dengan Dana Rp 7,8 Miliar dari Infak Salat Id di JIS